Kualitas udara di dalam rumah adalah salah satu kunci penting untuk menjaga kesehatan keluarga. Jika udara di dalam rumah kotor, maka keluarga rentang untuk memiliki alergi, sinus, sulit tidur, menurunkan daya tubuh,hingga masalah pernapasan lainnya.
Penyebab polusi di dalam rumah beragam, seperti debu, asap rokok, bau cat, sisa makanan, hingga penggunaan produk kimia rumah tangga.
Kabar baiknya, menjaga udara tetap bersih di rumah sebenarnya tidak sulit. Ada beberapa langkah sederhana yang bisa dilakukan agar udara di rumah selalu segar, sehat, dan nyaman dihirup. Berikut 7 cara mudah menjaga kebersihan udara di rumah yang bisa kamu coba!
1. Rutin Membuka Jendela
Ventilasi yang baik adalah kunci utama menjaga udara tetap bersih di rumah. Dengan membuka jendela secara rutin, sirkulasi udara akan lancar sehingga udara pengap di dalam rumah bisa berganti dengan udara segar dari luar.
Lakukan kebiasaan ini setidaknya 15–30 menit setiap pagi. Jika tinggal di daerah dengan polusi tinggi, sebaiknya pilih waktu ketika udara lebih bersih, misalnya di pagi hari sebelum aktivitas kendaraan padat.
2. Kurangi Penggunaan Bahan Kimia Berlebihan
Banyak produk pembersih rumah tangga mengandung zat kimia yang bisa melepaskan senyawa berbahaya ke udara. Zat ini dikenal sebagai VOC (Volatile Organic Compounds) yang dapat memicu iritasi dan gangguan pernapasan jika digunakan berlebihan.
Sebagai gantinya, pilih produk pembersih yang ramah lingkungan. Bisa juga dengan membuat cairan pembersih alami dari campuran cuka, baking soda, dan lemon. Selain lebih aman, cara ini juga lebih hemat.
3. Gunakan Tanaman Hias sebagai Penyaring Alami
Tanaman hias tidak hanya mempercantik ruangan, tetapi juga membantu menyaring udara. Beberapa tanaman seperti lidah mertua (snake plant), peace lily, atau sirih gading dikenal mampu menyerap polutan dan menghasilkan oksigen lebih banyak.
Tempatkan tanaman ini di ruang tamu atau ruang kerja agar udara di dalam rumah tetap segar. Namun, jangan lupa untuk merawatnya dengan baik agar tetap sehat dan berfungsi optimal.
4. Rajin Membersihkan Debu dan Karpet
Debu, tungau, dan bulu hewan peliharaan sering kali menjadi penyebab udara di dalam rumah terasa tidak sehat. Karpet, sofa, dan gorden adalah tempat yang sering ditempeli partikel tidak sehat. Misalnya debu, jamur, tungau, kotoran, hingga bulu hewan.
Pastikan menjaga kebersihan karpet semaksimal mungkin, misalnya dengan menyedot debu dengan vacuum cleaner setidaknya dua kali seminggu. Apalagi jika ada anggota keluarga yang memiliki alergi atau asma. Jangan lupa cuci gorden dan sarung sofa secara berkala agar debu tidak menumpuk.
5. Hindari Merokok di Dalam Rumah
Asap rokok mengandung ribuan zat kimia berbahaya yang dapat mencemari udara dalam ruangan. Tentunya zat ini juga sangat berbahaya bagi kesehatan tubuh.
Tidak hanya buruk bagi perokok aktif, asap rokok juga berisiko tinggi bagi perokok pasif, terutama anak-anak.
Buruknya lagi, zat berbahaya yang keluar dari asap rokok dapat menyerap ke berbagai permukaan seperti karpet, lantai, tirai, hingga perabotan. Zat ini pun bisa bertahan di permukaan tersebut dalam jangka waktu tertentu, mulai dari beberapa hari hingga berbulan-bulan.
Karena itu, sebaiknya jadikan rumah area yang bebas rokok. Jika ada anggota keluarga yang merokok, lakukan di luar rumah dan jauh dari pintu atau jendela agar asap tidak masuk kembali ke dalam ruangan.
Baca Juga: 7 Cara Mengembalikan Stamina Setelah Sakit, Hidrasi Kuncinya!
6. Gunakan Air Purifier
Jika tinggal di daerah dengan tingkat polusi tinggi, menggunakan air purifier bisa menjadi solusi tambahan. Alat ini mampu menyaring partikel halus, debu, asap, dan alergen di udara sehingga kualitas udara dalam ruangan lebih terjaga.
Pilih air purifier dengan filter HEPA (High Efficiency Particulate Air) karena lebih efektif dalam menyaring partikel kecil yang tidak terlihat oleh mata.
7. Bersihkan AC Secara Berkala
Jika kamu menggunakan pendingin ruangan (AC), maka pastikan untuk selalu membersihkan secara berkala, terlebih di bagian penyaring udara atau filter. Sebab, dabu dan polutan biasanya terperangkap dalam filter.
Filter yang bersih akan membuat sirkulasi AC menjadi baik. Sebaliknya, filter yang kotor akan berisiko mencemari ruangan, meningkatkan penggunaan energi, biaya listrik pun meningkat.
Rutin membersihkan AC sama dengan menjaga kebersihan udara, menjaga lingkungan, sekaligus menghemat energi listrik.
Jaga Tubuh Tetap Sehat dengan Hidrasi yang Tepat
Tentunya udara bersih tidak bisa lepas dari gaya hidup sehat secara keseluruhan. Salah satunya adalah dengan menjaga asupan cairan tubuh. Minum air putih yang bebas dari kontaminan, BPA, dan bromat akan membantu tubuh tetap terhidrasi dengan baik, sehingga fungsi paru-paru dan sistem imun bekerja lebih optimal.

Cleo Air Murni bisa menjadi pilihan karena telah melalui proses penyaringan nano filter 0,0001 micron sehingga terbebas dari zat berbahaya, sekaligus menjaga tubuh tetap sehat. Dengan tubuh yang sehat, kita bisa bernapas lebih lega dan menikmati udara bersih di rumah dengan maksimal.
Karena udara bersih dan murni airnya, segar rasanya adalah pasangan sempurna untuk hidup sehat keluarga di rumah.





Tinggalkan komentar