Dampak Buruk BPA untuk Kesehatan, Ketahui Cara Menghindarinya!

BPA atau bisphenol A merupakan bahan kimia yang seringkali terdapat dalam bahan plastik keras. Kandungan bahan kimia tersebut disinyalir bisa mengakibatkan berbagai masalah kesehatan.

Melansir Medical News Today, BPA bisa meniru hormon tubuh dan mengganggu produksi, respons, dan kerja hormon yang alami. Megingat keseimbangan hormon sangat sensitif, maka dalam jumlah kecil bahan kimia tersebut bisa berdampak pada perkembangan biologis. Nah, supaya kamu lebih berhati-hati, ketahui beberapa dampak buruk dari BPA untuk kesehatan berikut ini.

1. Gangguan reproduksi 

https://www.freepik.com/free-photo/high-angle-doctor-holding-tablet_25810618.htm#query=reproduction&position=0&from_view=search&track=sph

Pertama, temuan studi pada tahun 2013 menunjukkan bahwa paparan BPA bisa memengaruhi pematangan sel telur pada manusia. Peneliti juga berpendapat kalau bahan kimia semacam itu bisa berpengaruh untuk pubertas dan ovulasi, bahkan kemandulan. Sementara untuk pria, paparan BPA tingkat tinggi juga bisa meningkatkan risiko disfungsi ereksi dan masalah ejakulasi. 

2. Penyakit jantung 

https://www.freepik.com/free-photo/medium-shot-man-with-chest-pain_15186549.htm#query=heart%20disease&position=11&from_view=search&track=ais

Penelitian lainnya juga mencari hubungan paparan BPA dosis rendah dengan masalah kardiovaskular. Masalah tersebut di antaranya adalah penyakit jantung koroner, angina, serangan jantung, dan hipertensi. Hasilnya, penelitian tersebut menunjukkan bahwa paparan tersebut bisa memicu aritmia, arerosklerosis, sampai perubahan tekanan darah. 

3. Perkembangan otak janin 

https://www.freepik.com/free-photo/gynecologist-offering-couple-ultrasound-pictures_24749409.htm#query=fetus%20brain&position=0&from_view=search&track=ais

Memilih botol minum BPA Free penting diperhatikan karena bisa memengaruhi perkembangan otak janin selama kehamilan juga. Dampak BPA untuk otak janin di antaranya adalah perubahan perkembangan struktural, gangguan estrogen, dan modifikasi DNA. Hal itu bisa berpengaruh pada perilaku sosial dan kecemasan pada anak setelah lahir. 

4. Kanker prostat dan payudara 

https://www.freepik.com/free-photo/patient-getting-chemotherapy-treatment_22272158.htm#query=cancer&position=1&from_view=search&track=sph

Seperti yang sudah disinggung sebelumnya bahwa BPA berperilaku mirip dengan estrogen, maka hal itu bisa meningkatkan risiko kanker payudara dan prostat untuk orang yang terpapar BPA di dalam rahim. Bahkan, ilmuwan juga menemukan bahwa BPA bisa mengganggu efektivitas kemoterapi dan pengobatan kanker payudara. 

Supaya dampak negatif BPA di atas tidak terjadi, maka hindari memilih kemasan atau produk yang mengandung BPA dan beralih ke produk BPA Free. Cara untuk memilih kemasan BPA Free sangat mudah, yaitu dengan melihat kode pada plastik kemasan. Jika kode PET pada kemasan bernomor 1, maka artinya sudah BPA Free.

Salah satu contoh produk kemasan air minum yang sudah BPA Free adalah Cleo Galon. Jadi, produk dari Cleo Air Murni tersebut aman dikonsumsi untuk semua orang, bahkan untuk ibu hamil karena bebas BPA. Selain itu, jangan lupa perhatikan kode PET pada botol susu bayi dan kotak makan yang biasa kamu pakai supaya benar benar BPA Free, ya!

logo-tanobel-white-w500
PT Sariguna Primatirta Tbk.
Jl. Raya A. Yani 41-43,
Kompleks Central Square Blok C-1,
Gedangan  - Sidoarjo
East Java 61254

Copyright © 2023 - CLEO . Cleo Pure Water  -  Tanobel